test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelWeekend Anti Mager Agar Tidak Jadi Remaja Jompo

    Weekend Anti Mager Agar Tidak Jadi Remaja Jompo

    Info Bekasi -

    Istilah remaja jompo belakangan santer terdengar. Apalagi selama pandemi Covid-19 merebak dan aktivitas luar ruang benar-benar dikurangi. Kelakar ini pun sering digunakan bukan tanpa sebab.

    Iya, para remaja kerap kali menyebut diri mereka dengan sebutan remaja jompo karena mereka mengeluhkan sakit di tubuhnya, seperti pegal-pegal, mudah lelah, masuk angin, hingga sakit punggung dan persendian.

    Lantas apa yang menyebabkan anak-anak muda ini merasa jadi remaja jompo? Padahal, usia muda merupakan usia terbaik untuk mencapai kesehatan dan kebugaran tubuh yang prima. Hal ini tentu akan sangat mendukung produktivitas para anak muda.

    Dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah penyebab anak-anak muda menjadi remaja jompo.

    1. Kurang aktivitas fisik.

    Aktivitas fisik ini bisa dikatakan berkurang selama masa pandemi Covid-19, termasuk olahraga. Sehingga hal ini menjadi penyebab tubuh remaja cepat kelelahan.

    1. Terlalu lama duduk dengan posisi salah

    Posisi duduk yang tidak benar juga turut menyebabkan remaja mudah sakit pada bagian pinggang. Selain itu durasi duduk juga turut memengaruhi. Biasanya pegal-pegal ini dirasakan pada bagian pinggang dan punggung, bahkan leher.

    1. Gaya hidup tidak sehat

    Gaya hidup jadi salah satu faktor sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan. Gaya hidup tidak sehat seperti pola makan tidak teratur hingga merokok dan minuman beralkohol menjadi penyebab remaja jompo.

    Nah sekarang sudah tahu kan ya apa penyebab terbesar seorang anak muda menjadi remaja jompo? Lantas hal apa yang harus dilakukan agar anak muda sekarang terhindar menjadi jompo? Berikut tips-nya dari berbagai sumber

    1. Rutin berolahraga

    Sebagai anak muda sudah sepatutnya kita harus memiliki misi untuk melawan rasa malas bergerak. Olahraga pun jadi pilihan tepat yang bisa kita lakukan, tak perlu repot-repot untuk melakukan olahraga berat, tapi mulai lah aktivitas fisik ini dengan kegiatan mudah dan simple salah satunya peregangan fisik hingga jogging.

    1. Biasakan berjalan kaki

    Nah membiasakan diri untuk berjalan kaki juga bisa jadi alternatif kalau jadwal kita setiap hari terbilang padat. Aktivitas ini dilakukan agar tubuh bisa tetap bergerak. Dilansir dari Mayo Clinic, manfaat jalan kaki bisa membentuk ketahanan otot serta menurunkan berat badan, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    1. Istirahat yang cukup

    Pola istirahat atau pola tidur juga disebutkan baik secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh dalam terbentuknya fenomena remaja jompo. National Sleep Foundation sendiri menganjurkan orang dewasa tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap malam. Namun sering kali anak-anak muda yang mengalami masalah kesehatan ini memiliki waktu tidur yang kurang dari yang direkomendasikan.

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU