test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelVideonya Viral di Cikunir, Para Pelajar Ini Minta Maaf Sekaligus Diangkat Jadi...

    Videonya Viral di Cikunir, Para Pelajar Ini Minta Maaf Sekaligus Diangkat Jadi Duta Anti Tawuran

    Info Bekasi -

    Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota mengangkat pelajar yang video aksinya viral beberapa waktu lalu, di Cikunir sebagai Duta Anti Tawuran. Para pelajar yang berjumlah enam orang tersebut sebelumnya terlibat tawuran di jalan raya Cikunir.

    “Perlu diinformasikan bahwa viralnya video atau video viral yang kejadian di Cikunir, Bekasi Selatan itu kejadiannya pada bulan Juli, baru diupload oleh masyarakat tanggal 7 Oktober. Dari hasil penyidikan yang ada di dalam video tersebut itu yang kita hadirkan tadi,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki, Senin (10/10).

    Kombes Hengki menyebut, dalam peristiwa itu, setelah pihaknya menelusuri dan dilakukan pemeriksaan tidak ada korban jiwa ataupun luka. Diketahui, motif keenam orang pelajar ini melakukan aksinya lantaran sebatas ingin mencari jati diri dan eksistensi diri.

    “Dengan peristiwa tersebut tentu ini menjadi pengalaman berharga bagi diri yang bersangkutan sehingga ke depan akan kita jadikan Duta Anti Tawuran,  yang akan saya tindaklanjuti bersama bapak Wali Kota, nanti deklarasi anti tawuran se-Kota Bekasi,” jelas Hengki.

    Hengki menjelaskan alasan tidak memenjarakan para pelajar yang tawuran karena bisa diberikan hukuman lain.

    “Karena tidak ada korban. Hukum itu kan nggak harus memenjarakan seseorang, ada langkah-langkah pembinaan terhadap masyarakat. Apalagi ini momen kita, mudah-mudahan aksi tawuran berkurang dan bahkan hilang di Bekasi,” kata Hengki.

    Ia juga menambahkan, diharapkan dengan dijadikannya Duta Anti Tawuran, keenam pelajar ini bisa mengarahkan motivasi dan eksistensi diri dengan cara yang benar salah satunya melalui Duta Anti Tawuran yang nantinya akan dideklarasikan di Kota Bekasi.

    “Kan tadi dia begitu (tawuran) ingin eksis, ingin diakui orang yang kuat yang menuru dia itu benar padahal keliru, nah ini maka kita jadikan Duta supaya benar-benar alami, tidak dibuat-buat itu berdasarkan pernyataan yang bersangkutan,” ucapnya.

    Kini, keenam pelajar tersebut sudah dipulangkan kepada orang tua masing-masing. Mereka mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Di momen tersebut mereka pun sungkem dan meminta maaf kepada Polisi dan orang tuanya.

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU