test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelVideo Penculikan yang Disebut Terjadi di Wisma Asri Bekasi Hoax

    Video Penculikan yang Disebut Terjadi di Wisma Asri Bekasi Hoax

    Info Bekasi -

    Isu penculikan anak di Kota Bekasi belakangan ini kian merebak dan ramai diperbincangkan di jejaring sosial media hingga aplikasi perpesanan WhatsApp.

    Tentu hal tersebut sangat meresahkan masyarakat khususnya bagi kalangan ibu-ibu. Terbaru, kasus penculikan anak yang ramai diperbincangkan dan viral di sosial media diisukan terjadi di daerah Wisma Asri, Bekasi Utara.

    Dalam video yang beredar, sang anak yang tengah bermain di teras rumah tiba-tiba dibius oleh seorang laki-laki kemudian dimasukkan ke dalam karung.

    Polres Metro Bekasi Kota memastikan, bahwa video tersebut bukanlah video penculikan yang terjadi di Kota Bekasi. Bahkan, peristiwanya sudah terjadi beberapa tahun lalu. “Itu berita hoax dan itu kejadian tahun 2020 dan itu bukan di wilayah kami, bukan di Wisma Asri,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki.

    Ia pun meminta masyarakat untuk lebih teliti terhadap informasi yang belum jelas kebenaran dan sumbernya. Masyarakat pun bisa mengadukan atau mengkonfirmasi terkait kebenaran suatu informasi ke Polres Metro Bekasi Kota melalui nomor layanan 0813-2636-1995.

    “Artinya masyarakat yang menerima informasi itu, diteliti dulu dibaca dulu, itu berita hoax atau berita yang udah lama, jangan cepat menshare atau meneruskan berita-berita yang belum tahu isinya,” jelas dia.

    Hengki menerangkan masyarakat yang menyebarkan berita bohong bisa disanksi pidana, dan dapat ancaman hukuman berat.

    “Bagi penyebar hoax bagi mereka yang sering menyebarkan berita hoax atau berita bohong yang tidak benar itu ada sanksi pidananya, UU ITE itu ada, ancaman cukup berat, 6 tahun penjara,” ungkapnya.

    Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki anak untuk terus meningkatkan kewaspadaannya, baik ada isu penculikan atau tidak.

    “Makanya, adanya isu penculikan masyarakat gausah gelisah tapi tetap meningkatkan kewaspadaannya, misalnya yang punya anak sekolah, atau anak masih kecil, atau putra-putri yang memerlukan pengawasan ketat ya diawasi, jadi tetap waspada. Ada enggak ada isu penculikan itu tetap harus waspada terhadap anak-anaknya,” pungkasnya.

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU