test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelTriwulan Ketiga, PAD Kota Bekasi Belum Penuhi Target

    Triwulan Ketiga, PAD Kota Bekasi Belum Penuhi Target

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sektor paling penting dalam menjaga kesehatan keuangan daerah. Sektor pendapatan yang kemudian membiayai semua kegiatan dan program pembangunan di Kota Bekasi. Realisasi PAD harus sesuai target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar semua program pemerintah kota bisa berjalan.

    Realisasi PAD mulai menjadi perhatian pada akhir bulan Oktober lalu, dimana saat itu realisasinya belum mencapai angka 70 persen. Data terbaru pada Minggu kedua bulan November realisasi PAD bergerak ke angka 74,27 persen, itu pun masih dibawah target yang seharusnya dicapai sebesar 83,43 persen.

    Sementara terkait dengan realisasi anggaran belanja, pada akhir Oktober lalu masih diangka 58,42 persen.

    Latu Har Hary, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, menyampaikan bahwa rata-rata realisasi PAD pada bulan September lalu masih berada di angka 65 persen. Angka tersebut kata Latu Har Hary masih jauh dari target dengan sisa waktu kurang dari dua bulan menjelang akhir tahun anggaran 2023.

    Terkait hal tersebut Penjabat Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad perlu memaksimalkan realisasi anggaran sesuai dengan target yang telah ditentukan pada APBD tahun 2023. Menurutnya, kemampuan untuk meningkatkan kinerja harus dioptimalkan.

    “Itu yang menjadi PRnya Pj wali kota, karena Challenge nya setahun ini adalah bisa menjalankan amanah sebagai Pj wali kota dengan baik dan benar. Endingnya akan sangat mulus ketika dia selesai melaksanakan masa tugasnya,” kata Latu Har Hary.

    Pria yang tinggal di Jatiasih itu menambahkan kepala daerah perlu memberikan penilaian tersendiri kepada tiap OPD pengelola PAD, serta mengevaluasi faktor rendahnya serapan PAD. Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja ini diantaranya adalah kepala OPD yang dinilai kurang kompeten.

    Penghargaan dan pembinaan layak diberikan kepada OPD yang memenuhi dan tidak memenuhi target PAD.

    “Kalau begitu kepala daerah harus bisa bersikap, mengganti dengan orang yang mampu, kapabel, dan dia mempunyai kapasitas untuk bisa mencapai target-target dari OPD maupun yang sudah disepakati oleh kepala daerah dan DPRD,” katanya

    Kinerja pemerintah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan tengah dipantau, menjadi catatan Penjabat Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad. Hal ini ia sampaikan pada saat kunjungan kerjanya ke kecamatan Rawalumbu kemarin.

    Terkait dengan capaian PAD di penghujung tahun, Latu Har Hary menyebut telah mengingatkan hal ini kepada semua OPD pengelola PAD di lingkungan Pemkot Bekasi.

    “Karena jangan sampai los potensi itu mengakibatkan pembangunan terganggu,” katanya.

    Sementara untuk realisasi anggaran per tanggal 27 Oktober lalu, masih diangka 58,42 persen dari target belanja Rp7,1 triliun.

    “Sesuai APBD perubahan tahun anggaran 2023 sebagai berikut, target Rp7,195 triliun, realisasi Rp4,203 triliun,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sudarsono. (Alvin)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU