test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelSidang Dugaan Penggelembungan Suara Di PPK Bekasi Timur Berlanjut

    Sidang Dugaan Penggelembungan Suara Di PPK Bekasi Timur Berlanjut

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Masa persidang dugaan penggelembungan suara oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bekasi Timur sudah memasuki masa persidangan kedua. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi yang menggelar sidang dugaan pelanggaran Pemilu 2024 tersebut.

    Persidangan yang dipimpin Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurrul Fathia itu tersebut dihadiri Ketua PPK Bekasi Timur nonaktif, Muhammad Lukman.

    Sidang pertama digelar Jumat, 15 Maret 2024, berjalan tanpa dihadiri pihak PPK Bekasi Timur. Pada sidang kedua tersebut Muhammad Lukman hadir dengan didampingi dua pengacaranya.

    Kuasa hukum Muhammad Lukman, Tarsisius Teren Utomo menjelaskan posisi kliennya yang sekarang berstatus nonaktif sebagai Ketua PPK Bekasi Timur.

    “Sekarang posisi klien saya nonaktif sementara. Sudah diperiksa KPU. Seharusnya menunggu pemeriksaan Bawaslu dalam perkara pelanggaran administrasi pemilu,” kata Tarsisius Teren Utomo.

    Lebih lanjut Tarsisius Teren Utomo menjelaskan bila pihaknya belum memberi respons laporan yang dilayangkan pelapor Supriadi kepada kliennya karena masih menunggu salinan berkas perkara.

    Mengomentari laporan dugaan penggelembungan suara oleh Ketua PPK Bekasi Timur Muhammad Lukman menyayangkan tudingan terhadapnya yang sudah sangat viral, namun belum terbukti kebenarannya.

    “Saya menyayangkan sekali kepada rekan saya yang sudah langsung secara personal menyampaikan, bahwa saya melanggar aturan. Belum ada proses di Bawaslu dan KPU sendiri. Kalaupun nanti ada proses ataupun pembuktian, itu menjadi ranah dari KPU ataupun Bawaslu untuk berstatement,” kata Muhammad Lukman.

    Ia menambahkan bila peristiwa ini membawa dampak terhadap psikis dan mental keluarganya yang mendapat tekanan dari orang-orang di sekitar.

    “Kami sangat terpukul dengan kejadian ini, bahkan anak saya yang bersekolah merasakan luar biasa tekanan, juga istri saya menjadi dicap, oh ini yang sudah menggelembungkan suara,” jelas Muhammad Lukman.

    Menurutnya hal yang menimpanya ini merupakan sebuah preseden buruk bagi penyelenggaraan pemilu di Kota Bekasi, karena tidak memproses sesuatu berdasarkan prosedur yang ada.

    “Sebagai PPK berharap ini menjadi sebuah catatan ke depan dalam penyelenggaraan pemilu, ketika ada internal, baiknya disampaikan secara personal dulu, jangan melebar ke mana-mana dulu,” kata Muhammad Lukman.

    Seperti diketahui, sebelumnya sempat viral video seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bekasi Timur bernama Gregi Thomas, mengungkap dugaan kecurangan sirekap yang dilakukan Ketua PPK Bekasi Timur, Muhammad Lukman.

    Gregi menyampaikan dugaan kecurangan tersebut di hadapan ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, Ketua dan Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi.

    Pria yang juga menjabat divisi teknis itu, bahkan tak kuasa menahan tangis saat membeberkan kebobrokan Ketua PPK Bekasi Timur. (Alvin)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU