test
Jumat, Juni 21, 2024
More
    BerandaArtikelSebelum Bunuh Korban, Pak Tua Cabuli dan Lakukan Kekerasan Pada Bocah Usia...

    Sebelum Bunuh Korban, Pak Tua Cabuli dan Lakukan Kekerasan Pada Bocah Usia 9 Tahun

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Akhirnya Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota berhasil mengungkapkan dua motif dalam aksi pembunuhan yang terjadi pada korban GH (9) bocah terbungkus karung di dalam salah lubang galian. Pelaku selaku tetangganya sendiri D (61) sama-sama warga Kampung Ciketing Udik, Bantargebang.

    Hasil pemeriksaan ditemui unsur perbuatan pencabulan dan juga kekerasan terhadap anak atas ulah pelaku D (61).

    Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, motif pelaku ini ada dua yakni perbuatan pencabulan dan juga motif pelaku melakukan kekerasan terhadap anak yang meninggal dunia.

    “Pembunuhan motif ini sedang didalami oleh Tim dari Asosiasi Psikologis Forensik Indonesia yang memimpin langsung untuk membantu menentukan motif pelaku melakukan perbuatan tindak pidana tersebut,” kata AKBP Muhammad Firdaus.

    Selain itu, dari hasil pengembangan kasus. Turut ditemukan korban mengalami kekerasan seksual. Mulanya pelaku tidak mengakui telah melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

    “Terakhir, setelah hasil otopsi diketahui. Alat kelamin korban mengalami kekerasan di sisi kiri itu terdapat selaput darah robek dan kemudian sisi kanan itu luka robek secara keseluruhan juga mengatakan bahwasanya itu termasuk luka baru,” jelas AKBP Muhammad Firdaus.

    Ia melanjutkan bahwa melalui hasil visum, pihak kepolisian masih melakukan uji lab lebih lanjut apakah dari hasil kekerasan seksual terhadap korban ditemukan ada sperma atau tidak.

    “Dikarenakan uji lab masih dilakukan oleh Rumah Sakit Polri,” jelas AKBP Muhammad Firdaus.

    Selain itu, menyoal tindakan pelaku terhadap korban. Pelaku, diketahui dengan sengaja dan secara sadar melakukan perbuatan pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan cara meraba-raba payudara korban dan berusaha memasukkan alat kelamin pelaku ke dalam alat kelamin korban.

    Namun, tidak masuk keseluruhan selanjutnya pelaku juga melakukan kekerasan terhadap korban dan mengakibatkan korban meninggal dunia dengan cara korban yang sedang tertidur.

    “Pelaku duduk di samping korban tersebut, lalu ia langsung membekap korban dengan menggunakan bantal yang sudah diamankan, bantal tidur membekap wajah korban kemudian menekan dengan menggunakan tangan kiri dan tangan kanan mencekik leher korban, sehingga korban tersebut meninggal dunia,” papar AKBP Muhammad Firdaus.

    Sesudah kejadian tersebut Polisi mengamankan beberapa alat bukti berupa, satu buah cangkul milik pelaku, satu buah ember milik pelaku, satu buah linggis milik pelaku, satu buah sendok semen milik pelaku maupun 2 unit handphone milik pelaku.

    Atas kejadian tersebut , pelaku D dikenakan Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dan Pasal 80 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP Dengan Ancaman Hukuman Pidana Penjara Maksimal 15 Tahun. (Alvin)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU