test
Senin, Juni 17, 2024
More
    BerandaArtikelSatu Meninggal, Terbaru Ditusuk Saat Open BO Lewat MiChat

    Satu Meninggal, Terbaru Ditusuk Saat Open BO Lewat MiChat

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Seorang perempuan harus menahan rasa sakit setelah ditusuk oleh teman kencannya. Kedua sejoli itu merupakan pasangan kencan berbayar. Bukannya dapat duit malah perempuan tersebut harus dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan medis.

    Berdasarkan keterangan Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Ridha Poetra mengatakan, sebelum penusukan terjadi, bermulai ketika pelaku saat Rabu dini hari mencari teman kencan melalui aplikasi MiChat.

    Tak lama kemudia, pelaku mendapatkan perempuan yang bisa diajak kencan berbayar melalui Open Bo (Booking Out). Setelah melalui perkenalan kilat dan harga pun disepakati, korban dan pelaku sepakat bertemu di sebuah apartemen yang disewa oleh korban.

    “Setelah kedua berkenalan dan pelaku sepakat membayar Rp300 ribu untuk sekali kencan,” kata Kompol Ridha Poetra, Rabu (01/02/2023).

    Kompol Ridha Poetra melanjutkan, akan tetapi sesampainya pelaku di kamar apartemen korban. Bukannya mendapatkan pelayanan malah korban mendadak berganti pakaian dengan alasan akan ada tamu lain.

    Karena tidak jadi dilayani sementara sudah terjadi pelunasan untuk bisa ‘bobok’ dengan korban, tanpa berpikir panjang pelaku pun marah kemudian menusuk perempuan yang hendak diajaknya tidur itu.

    “Karena itu, pelaku mengambil sebilah pisau dan menikam korban. Luka tusuk lengan kiri (luar dan dalam). Luka tusuk sobek dipinggang kiri belakang luka sobek pada jari kelingking kanan,” jelas Kompol Ridha Poetra.

    Peristiwa naas itu sendiri terjadi di Kawasan Bekasi Town Square, Tower A Kamar No 212, Jalan Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

    Padal awal Januari 2023, Kasus dengan alasan serupa pun terjadi di sebuah Apartemen Bekasi Selatan. Pria berinisial F harus meradang nyawa setelah dicelurit. Kejadian bermula ketika korban F menemani temannya NF kencan dengan perempuan yang dipesan lewat aplikasi media sosial.

    Ketika teman F yang berinisial NF tidak mampu bayar sesuai kesepakatan harga kencan, langsung memicu keributan antara korban dengan 5 orang pengawal perempuan BO. Perkelahian 5 lawan dua pun terjadi. Korban F menjadi sasaran empuk celurit milik pelaku. Sementara teman korban NF berhasil melarikan diri.

    Berdasarkan keterangan Humas Polres Metro Bekasi Kota Erna, korban ditemui tergelatak bersimbah darah di Jalan Ahmad Yani. Salah seorang pelaku pengeroyokan menggunakan celurit.

    “Pengeroyokan oleh pelaku adapun salah satu pelaku menggunakan senjata tajam berupa celurit yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia,” kata Erna. (ALV)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU