test
Jumat, Juni 21, 2024
More
    BerandaArtikelPasal-Pasal KUHP Yang Wajib Diketahui Bila Tidak Siap-Siap Dipenjara

    Pasal-Pasal KUHP Yang Wajib Diketahui Bila Tidak Siap-Siap Dipenjara

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) menjadi undang-undang. Sejak presiden Soekarno sudah mulai pembahasan mengenai penyusunan KUHP buatan “anak negeri”. KUHP yang ada selama ini merupakan produk hukum pemerintah kolonial Belanda. KUHP tersebut sudah berlaku dari tahun 1915.

    Ketika Indonesia merdeka, pemerintah Republik Indonesia tetap memberlakukan KUHP buatan Belanda yang saat itu bernama Wet Wetboek van Strafrecht. KUHP buatan pemerintah Hindia Belanda menggusur hukum dan etika masyarakat lokal di nusantara. Satu-satunya hukum yang digunakan adalah Wet Wetboek van Strafrecht atau KUHP.

    Kabar baik bila akhirnya DPR mengesahkan KUHP “buatan” anak negeri. Namun ditengah pengesahan KUHP tersebut tidak bisa dilepas dari pro dan kontra serta kontroversi. Berikut pasal-pasal dalam KUHP yang wajib diketahui bila tidak ingin bermasalah dengan hukum. Selama ini poin-poin tersebut belum diatur  dalam KUHP atau dalam peraturan perundang-undangan namun dimasukkan dalam KUHP. Atau sudah diatur namun diperjelas lagi dalam KUHP versi ‘anak negeri’.

    Pidana Santet

    Pasal 252 ayat 1, Ancaman pidana penjara 1 tahun 6 bulan kepada pelaku santet yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib. Menawarkan jasa kepada orang lain yang bisa menimbulkan penyakit dan kematian seseorang. Hukuman akan lebih berat bila santet dijadikan sebagai mata pencaharian.

    Vandalisme

    Pasal 331, Orang yang melakukan vandalisme dengan mencoret-coret dinding dapat dipidana sebanyak Rp10 juta.

    Menyebar Berita Bohong

    Pasal 263, Orang yang menyiarkan dan menyebarluaskan berita bohong akan dipidana  maksimal 6 tahun penjara atau denda Rp500 juta.

    Seks Diluar Nikah

    Pasal 413 ayat (1), orang yang melakukan hubungan seks diluar ikatan pernikahan dapat dipidana 1 tahun penjara.

    Menghina Presiden

    Pasal 218, Orang yang menghina presiden dan wakil presiden bisa dipidanakan dengan hukuman 3 tahun penjara.

    Menghina DPR, DPRD, Kejaksaan dan Polri

    Pasal 349, Acaman pidana 1,5 tahun bagi penghina lembaga negara seperti DPR, DPRD, Kejaksaan dan Polri.

    Menawarkan Alat Kontrasepsi

    Pasal 408-410, Larangan menawarkan atau menunjukkan alat kontrasepsi pada anak dengan pidana denda Rp1 juta. Penerapan hukuman ini kecuali bagi petugas dalam menjalankan fungsi keluarga berencana.

    Hubungan Seks Dengan Hewan

    Pasal 339 Aya (1.b), Menyakiti hewan dengan menyetubuhinya bisa dipidana penjara 1,6 tahun.

    Oral Seks

    Pasal 437, pemerkosaan dengan memaksa alat kelamin ke dalam anus atau mulut orang lain. Atau suami isteri bisa dipidana bila ada pengaduan.

    Berisik Tetangga Malam Hari

    Pasal 31, Orang yang melakukan kenakalan yang menimbulkan bahaya, kerugian orang bisa dipidana seperti berisik tetangga. (Alvin)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU