Sabtu, Juni 22, 2024
More
    BerandaArtikelBekasiKPAD Kota Bekasi Beri Penguatan Psikososial Siswa SDN Bantargebang V

    KPAD Kota Bekasi Beri Penguatan Psikososial Siswa SDN Bantargebang V

    Info Bekasi -

    Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi terus berupaya mendampingi para siswa SDN Bantargebang V, Kota Bekasi yang terdampak akibat adanya penutupan seng di gedung belajar sekolah setempat.

    Pendampingan tersebut dilakukan salah satunya menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Islam 45 Bekasi, yang datang pada Sabtu (9/9/2023), guna memberikan motivasi dan pembinaan kepada para siswa.

    “Hari ini kita melakukan pendampingan psikososial. Kita memberikan penguatan dan melakukan motivasi kepada anak-anak, kita ingin anak-anak hari ini tetap belajar tetap semangat. Kita juga ingin menginspirasi anak-anak agar dapat belajar tanpa adanya beban apapun serta tetap nyaman meski dengan kondisi seperti yang kita lihat saat ini,” Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi Novrian.

    Ia mengungkapkan, pendekatan yang dilakukan pada pendampingan psikososial tersebut ialah pendekatan partisipatoris. Di mana keterlibatan anak-anak menjadi fokus pada aktivitas. Selain itu, aktivitas permainan menjadi dominan kegiatan.

    “Memang kalau secara aktivitas dengan adanya seng-seng ini kegiatan anak-anak tidak bisa seleluasa seperti biasanya, ga bisa lari jadi motoriknya itu agak terbatas. Maka itu konsepnya kurang lebih anak terlibat dalam proses pembelajaran. Mereka bukan sebagai objek tapi subjek,” terang Novrian.

    Ia juga mengatakan, meski masih dikelilingi seng, dirinya tetap berterimakasih kepada ahli waris karena sudah membolehkan para murid untuk tetap belajar di sekolah.

    “Kita juga apresiasi sama pihak yang bersengketa hari ini mengizinkan sekolah tetap belajar. Mudah-mudahan menjadi ladang kebaikan buat pihak-pihak yang hari ini sedang menyelesaikan permasalahannya,” katanya kepada jurnalis.

    Sementara, Kepala SDN Bantargebang V, Aisyah, menceritakan anak didiknya tidak leluasa bermain saat jam istirahat. Dirinya juga mengungkapkan banyak anak didiknya yang menanyakan keberadaan seng tersebut sehingga sedikit mengganggu psikologi siswanya.

    “Walaupun dibatasi dengan ini (seng), tidak seluas dulu, tapi kami berharap mudah-mudahan permasalahannya cepat selesai dan anak-anak bisa kembali belajar dengan leluasa dan yang dibatasi bisa segera dibuka,” harapnya.

    Aisyah juga berterima kasih kepada KPAD Kota Bekasi karena telah berkunjung untuk memulihkan psikososial yang sempat menggangu siswa imbas penyegelan SDN Bantargebang V.

    SDN Bantargebang V yang berlokasi di Jalan Vila Nusa Indah, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi disegel oleh ahli waris pemilik tanah, Senin (28/8/2023). Akibatnya, ratusan murid pun harus menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

    Pantauan di lokasi, tembok gedung sekolah ditempel sebuah spanduk yang bertuliskan ‘Tanah Milik Ahli Waris H.M. Nurhasuddin Karim’.

    “Sesuai keputusan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi No. 253/Pdt.G/2020/PN.Bks. Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 392/Pdt/2021/PT.Bdg. Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI No. 804 K/Pdt/2022 dan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI No. 88/Pdt/2023,” demikian tulisan dalam sepanduk tersebut.

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU