Jumat, Juni 21, 2024
More
    BerandaArtikelKota Bekasi Kekurangan Guru

    Kota Bekasi Kekurangan Guru

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Peringatan hari Pendidikan nasional dibayangi kekhawatiran tentang ketersediaan guru di Kota Bekasi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bekasi banyak guru yang akan memasuki masa pensiun. Belum selama ini masalah ketersediaan guru masih menjadi persoalan laten.

    Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Bekasi Wijayanti mengatakan bahwa saat ini jumlah guru yang ada (eksisting) terus berkurang terutama yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), hal ini karena banyak yang masuk masa pensiun.

    “Tahun ini saja yang pensiun sekitar 380 orang guru baik SDN maupun SMPN, meskipun kemarin ada 550 P3K baru tapi tetap saja kita kekurangan guru masih di kisaran angka 1.380 an orang, ” kata Kabid PTK Wijayanti (Kamis, 2/05/2024).

    Wijayanti menambahkan ada beberapa upaya yang di lakukan untuk menambal kekurangan guru yang saat ini terjadi, diantaranya dengan bekerjasama pihak ke tiga yaitu perguruan tinggi baik negeri atau swasta yang memang memiliki prodi keguruan.

    “Saat ini kita sudah kerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan beberapa kampus lain. Alhamdulillah kita di suport oleh TAPD sehingga di harapkan ada honor. Sekian itu kita juga mengusulkan agar ada rekrutmen ASN atau P3K baru di luar dari yang saat ini eksisting atau menjadi TKK,” kata Wijayanti.

    Setelah di lakukan pemetaan Wijayanti menjelaskan bahwa kekurangan guru terbanyak di mata pelajaran, matematika, BK, Olahraga dan Seni Budaya selain kekurangan guru di tingkatan SD atau guru kelas.

    “Saat ini ada beberapa sekolah yang masih dia shif, karena kekurangan ruangan dan guru. Ada juga sekolah yang mewajibkan gurunya mengajar lebih dari 24 jam dalam sepekan karena kekurangan jumlah guru di sekolah itu,” kata Wijayanti.

    Kendati demikian saat ini Dinas Pendidikan Kota Bekasi masih kekurangan tenaga pendidik namun sebagai bagian dari Pendidikan di Kota Bekasi pihaknya optimis bahwa kedepan pendidikan di Kota Patriot akan semakin baik.

    “Saya menghimbau pada tenaga pendidik agar meningkatkan kapasitas melalui berbagai kegiatan. Selain terus melakukan pengawasan pada siswa agar tidak lagi terjadi adanya bullying atau tawuran yang berakibat fatal, ” kata Wijayanti. (sam)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU