test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelKampanye Penuh Kegembiraan

    Kampanye Penuh Kegembiraan

    Info Bekasi -

    Hore… masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah tiba. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan waktu 2,5 bulan kepada partai, calon anggota legilatif (Caleg), Calon Presiden/Wakil Presiden (Capres/Cawapres), dan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk ‘menjual’ diri kepada pemilih. Kampanye dimulai dari 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024.

    Dua bulan kedepan hari-hari penuh janji dan gombal. Semua jenis janji akan dikeluarkan demi mendapat perhatian pemilih. Mulai dari janji sekolah gratis, kesehatan gratis hingga janji akan masuk surga akan keluar selama musim kampanye.

    Ya, sebagai rakyat liatin aja. Orang lagi jualan, kalo menarik minat, dengarin. Bila gak menarik, ya udah tinggalin aja. Ngopi aja. Gak usah juga terlalu diambil pusing. Toh, mereka juga tak ambil pusing apa yang dijanjiin logis apa gak. Yang penting bagi mereka dipilih. Itu aja sih.

    Semua jenis jurus akan dikeluarkan selama kampanye ini. Mulai dari yang dibolehkan undang-undang dan peraturan KPU sampai yang terlarang. Kampanye hitam tak bisa dihindari. Selalu saja ada pihak-pihak yang ingin menang tapi dengan cara yang culas, tidak etis dan melanggar aturan main. Menggunakan cara-cara yang berlawanan dengan undang-undang dan etika publik. Paling banyak menggunakan propaganda melalui penyebaran fitnah dan hoax.

    Selama musim kampanye ini, kita harus hati-hati betul, jangan mau terpancing dengan berita hoax atau fitnah. Fungsi check and recheck serta verifikasi harus dibiasakan. Jangan asal telan bulat-bulat info yang diterima. Apalagi ikut menyebarkan informasi hoax. Bahaya, Pak Cik. Jangankan membuat, menyebar hoax pun bisa masuk penjara.

    Prinsipnya jangan gatal dan latah tangannya, asal sebar info-info yang bermuatan hoax dan mengandung SARA. Toh, dengan menyebar atau gak konten yang bermuatan hoax tidak akan menaikkan derajat Anda. Gak usah merasa paling up to date bila menyebar konten-konten hoax dan provokatif. Biasa aja. Gak usah menggebu-gebu menyebar konten hoax. Bila Anda tersandung hukum akibat menyebarkan hoax gak akan juga dibantu ama jagoan Anda pada Pemilu ini. Tetap aja yang ribet sudara dan keluarga sampeyan. Yang menjenguk Anda di penjara, keluarga sampeyan juga, Panutan Anda di Pemilu 2024 ini gak akan datang ke penjara bawain sampeyan nasi box.

    Biarlah kita jadi penonton yan baik, bila perlu bersorak, sesekali saja. Sekadar ikut meramaikan gak usah berlebihan. Toh, yang berlebihan itu gak baik. Sekadar untuk meramaikan saja boleh lah.

    Jangan lupa fokus saja pada target dan jalan hidup yang sudah kita buat. Yang lagi belajar fokus aja belajar. Terus tambah skill, usahakan tiap bulan ada skil yang nambah. Yang sudah berkewajiban cari duit, cari duit aja yang banyak. Punya banyak duit kan bisa sering-sering healing ama bestie. Hidup udah sulit, banyakin healing bukan banyakin nyebarin hoax. Tambah puyeng yang ada. Apalagi ditangkap Pak Polisi dengan sangkaan penyebar hoax saat Pemilu.

    Tetap mengikuti perkembangan politik di Pemilu 2024 ini ya harus. Itu mah, kudu. Jangan sampai buta tuli ama politik. Politik tetap penting. Kalo gak paham politik, nanti gampang dikibulin ama politisi busuk.

    Pemilih adalah “raja”. Filosofi dasar ini harus kita pahami. Gunakanlah hak pemilih sebagai “raja” memilih wakil rakyat dan pemimpin yang punya integritas, bisa dipercaya dan terpenting bisa bekerja. Jangan sampai udah dipilih malah gak bisa kerja. Plonga plongo aja di kursi parlemen.

    Kepada Caleg dan Capres/Cawapres yang mulai berkampanye hari ini, selamat menikmati pesta demokrasi. Pesta harus gembira dan damai. Anda itu dipilih untuk jadi pemimpin dan wakil rakyat, tolong kasih contoh yang baik. Jangan suka provokasi rakyat untuk anarkis.

    Kedepankanlah dialog. Tawarkanlah ide, gagasan dan program yang bisa memajukan rakyat dan bangsa. Jual ide bukan tawarin rakyat uang cendol untuk milih Anda. Bila Anda datang dengan program yang solutif dan punya niatan baik maka rakyat akan tergerak untuk milih Anda.

    Kita sudah melewati beberapa Pemilu dengan damai. Jangan kita tulis tinta hitam dalam catatan sejarah demokrasi bangsa ini. Kita sudah bisa menunjukkan pada dunia bila kita bangsa yang beradab. Memilih pemimpin dengan cara demokratis bukan dengan senjata dan darah. Selamat datang kampanye Pemilu 2024. Ini adalah pesta kita bersama. Semuanya harus bergembira.

     

    Penulis : Bung Adi Siregar (Kolumnis Asal Bekasi)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU