Jumat, Juni 14, 2024
More
    BerandaArtikelDiguyur Hujan 2 Jam, Bekasi Banjir Meluas dan Jalanan Macet

    Diguyur Hujan 2 Jam, Bekasi Banjir Meluas dan Jalanan Macet

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Minggu sore (19/2)  Bekasi diguruh hujan cukup deras. Hujan yang merata di semua wilayah di Bekasi itu mengakibatkan banyak titik mengalami banjir. Dusari hujan sekitar dua jam, dari jam 17.00 sampai jam 19.00.

    Perumahan banyak yang mengalami banjir. Beberapa perumahan yang sebelumnya jarang banjir kemaren di rendam banjir. Jalan raya pun demikian banyak yang mengalami genangan.

    Pertigaan Jalan Kartini dan Ir. H. Djuanda yang paling banyak mendapat sorotan masyarakat Bekasi. Di lokasi tersebut ketinggian banjir sekitar 150 centi meter.  Akibatnya, banyak kenderaan yang mengalami mogok.

    Genangan air paling parah kolong jalan baru underpass Durenjaya. Jalan tersebut tidak bisa dilewati pengguna jalan. Warga yang tinggal di daerah Durenjaya, Kampung Cerewet, Ganda Agung tidak bisa melewati jalan tersebut.

    Kawasan permukiman yang kena banjir seperti Perumahan Durenjaya, Perumahan BJI, Perumnas III, halaman RSUD Kabupaten Bekasi, PTI Jembatan 1, Perumahan Bekasi Timur Permai dan kawasan lainnya.

    Warga memberikan beragam komentar terkait banjir di banyak wilayah di Bekasi. Mulai dari tidak adanya solusi dari pemerintah hingga penanganan ketika banjir yang lama mendapat respon dari pemerintah daerah.

    Fenita, warga Warung Jaka, Bekasi Timur mengatakan bila wilayah Warung Jaka tidak parah bila banjir, belakangan debitnya tinggi. “Warung Jaka ke dalam belakang bekas biliar biasa kaga banjir parah, ini banjir rumah ibu biasanya kaga masuk ke dalam ini rembes dari nat,” kata Fenita.

    Yang paling banyak dikomentari warga juga terkait jalan macet parah usai hujan guyur Bekasi. Kemacetan di banyak ruas jalan utama. Bahkan ada beberapa ruas jalan tidak bisa bergerak sama sekali.

    “Di Cikarang jalanan banjir, motor didorong sekitar 500 meter karena kerendem setengah, al hasil mati, kudu di panasin dulu.  Malah macet, terus depan RSDU sama banjir jugaaa, mogok lagi, ngedorong lagiii, terus di Bulakkapal macett lagi karena ada pohon tumbang kena mobil, macet di Cikarang dan Ciibitung,” kata Alam, salah seorang warga.

    “Semalem dimana-mana macet lewat Pantura macet, akhirnya nyari lewat Kalimalang jug macet, dimana-mana macet. Terus di Suzuki Tambun ada pohon tumbang menimpa mobil,” kata Muhammad Aldi Prayitno.

    Sementara itu Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan banjir terjadi karena masalah di daerah perbatasan. Kata Tri pihaknya sudah menyediakan solusi di beberapa lokasi. Seperti di Arenjaya disediakan waduk 3 hektar.

    “Tidak berdiri sendiri. Tapi karena perbatasan, seperti di Arenjaya terjadi penyempitan aliran di wilayah kabupaten,” kata Tri Adhianto. (Alv)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU