Selasa, Januari 31, 2023
More
    BerandaArtikelBekasi Temukan Satu Kasus Yang Diduga Hepatitis, Kenali Gejalanya Pada Anak

    Bekasi Temukan Satu Kasus Yang Diduga Hepatitis, Kenali Gejalanya Pada Anak

    Info Bekasi -

    Laboratorium Kesehatan Kota Bekasi
    Laboratorium Kesehatan Kota Bekasi

    Sobat Bekasi, penyakit hepatitis tengah menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Hepatitis merupakan peradangan pada organ hati(liver). Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak usia 1 bulan hingga 16 tahun. Hepatitis, baik hepatitis pada anak maupun orang dewasa, dapat dibedakan menjadi hepatitis kronis dan hepatitis akut.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun melaporkan adanya kasus hepatitis akut misterius yang menginfeksi anak-anak di Amerika, Eropa dan Asia sejak 15 April 2022.

    Pada kasus terbaru di Indonesia, Kemenkes RI melaporkan tiga anak yang meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit ini.

    Praktisi kesehatan kerap menyebutnya “misterius” dikarenakan penyebab utama dari penyakit ini masih belum terdeteksi.

    “Penyebabnya bukan virus hepatitis yang sudah dikenal selama ini” Demikian kata Prof. Dr. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM, Dokter Spealis Penyakit Dalam Subspesialisi Hematologi Onkologi Medik, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (4/5/2022).

    Gejala dan Bahaya Hepatitis Misterius

    WHO menyebutkan keluhan awal dari infeksi hepatitis misterius ditandai dengan sakit perut, muntah, dan diare. Kemudian berkembang menjadi peradangan hati yang berat diikuti dengan peningkatan enzim hati, yang membuat pasien berwarna kuning (mencakup mata dan kulit).

    Rentang usia yang terindentifikasi sejauh ini antara bayi berusia satu bulan sampai remaja yang berusia 16 tahun.

    “Yang sekarang ini menyerang pada bayi dan anak yang sebelumnya imunitasnya bagus” jelas dia.

    Dikarenakan penyebab pastinya belum diketahui, hepatitis misterius tergolong sebagai penyakit yang serius.

    “Penyakitnya serius, gawat, sampai ada yang meninggal dan beberapa yang caangkok liver” jelas Guru Besar Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tersebut.

    Penularan Hepatitis Pada Anak
    Selain virus menular, hepatitis dapat terjadi ketika anda mengonsumsi obat-obatan tertentu, terlalu banyak konsumsi alkohol, atau terpapar racun.

    Hepatitis A ditularkan melalui kontak oral atau terpapar fases yang sudah terkontaminasi dengan virus hepatitis A. Biasanya penyakit ini menyebar ke anak-anak melalui :

    • Mengonsumsi makanan yang dibuat oleh orang yang terinfeksi yang tidak mencuci tangan dengan baik setelah menggunakan kamar mandi.
    • Minum air yang terkontaminasi oleh feses yang terinfeksi
    • Perjalalan internasional ke daerah yang biasa Hepatiitis A terjadi
    • Transfusi darah

    Hepatitis B menyebar ketika darah dari yang terinfeksi memasuki tubuh orang lain. Penyakit ini dapat menyebar melalui jarum suntik dan instrument tajam atau berbagi alat-alat pribadi seperti pisau cukur dan sikat gigi.

    • Anak yang lahir dari ibu yang memiliki hepatitis B
    • Anak yang membutuhkan cuci darah untuk gagal ginjal
    • Anak yang tinggal dirumah tangga dimana seseorang terinveksi virus

    Hepatitis C melalui darah yang terinfeksi. Penyakit ini juga bisa menular melalui kontak seksual. Berikut anak-anak yang berisiko terkena Hepatitis C :

    • Anak yang lahir dari ibu memiliki hepatitis C
    • Anak- anak yang memiliki masalah pembekuan darah, seperti hemophilia
    • Remaja yang melakukan aktivitas beresiko tinggi seperti penggunaan narkoba IV (intravena) dan seks tanpa kondom.

    Hepatitis D hanya dapat terjadi pada penderita hepatitis B:

    • Hepatitis D tidak dapat ditularkan ibu ke bayinya selama kehamilan
    • Hepatitis D hanya terjadi kepada orang yang terinfeksi hepatitis B

    Hepatitis E

    Disebut juga dengan hepatitis eterik. Mirip dengan hepatitis A, ditularkan melalui kontak oral atau terpapar kotoran yang terinfeksi virus. Jenis hepatitis ini tidak fatal. Namun, jika terjadi pada saat kehamilan dapat menyebabkan komplikasi pada janin.

    Mencegah hepatitis akut pada anak

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan panduan untuk mencegah hepatitis akut misterius pada anak. Panduan tersebut setidaknya untuk memberikan kewaspadaan masyarakat akan imbauan Kemenkes RI pada kasus hepatitis misterius di di Indonesia.

    Adapun enam cara yang direkomendasikan IDAI untuk mencegah hepatitis misterius tersebut. Berikut rangkuman selengkapnya :

    1. Mencuci tangan
    2. Mengonsumsi air bersih yang matang
    3. Konsumsi makanan yang bersih dan matang
    4. Membuang tinja atau popok sekali pakai pada tempatnya
    5. Menggunakan alat makan sendiri-sendiri
    6. Memakai masker dan menjaga jarak

    Sementara itu Kepala Dinkes Kota Bekasi,Tanti Rohliawati menyebutkan bahwa satu kasus diduga hepatitis akut misterius tersebut telah menjangkiti seorang anak laki-laki berusia 11 tahun.

    “Kemarin kami terima laporan bahwa ada (satu) kasus diduga hepatitis akut atau pasien yang dirawat di (RS) Hermina kota Bekasi,” ungkap Tanti Rohliawati.

    Penyebab tersering terjadinya hepatitis, yaitu virus hepatitis A, B, C, D, dan E, namun penyebab tersebut tidak terdeteksi pada pasien-pasien ini.

    Para ahli tengah menyelidiki pasti dari hepatitis misterius tersebut. Sebagian ditemukan adanya Adenovirus tipe 41, sebagian lagi ditemukan SARS-Cov-2. Sebagian dari kombinasi dua virus tersebut masih memungkinkan dipicu oleh penyebab lainnya. (Zahra)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU