test
Kamis, Juni 20, 2024
More
    BerandaArtikelBabe M2 Maju Pilkada, Netizen Bekasi Bereakasi Negatif

    Babe M2 Maju Pilkada, Netizen Bekasi Bereakasi Negatif

    Info Bekasi -

    Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 makin bergairah setelah tak terduga Mochtar Mohamad atau yang akrab disapa Babe M2 menyatakan akan maju dalam kompetisi meraih posisi kursi Wali Kota Bekasi. Mochtar Mohamad merupakan Wali Kota Bekasi 2008 – 2012. Karena tersandung kasus korupsi, Mochtar Mohammad harus mendekam dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepemimpinannya harus berakhir ditengah jalan yang kemudian dilanjutkan Wakilnya Rahmat Effendi.

    Keputusan Mochtar Mohammad cukup mengagetkan publik Bekasi. Apalagi di setiap survei namaya bukan prioritas utama pemilih. Sejatinya publik Bekasi menginginkan wali kota kedepan, figur yang bebas dari kasus korupsi. Publik Bekasi tidak ingin wali kota berikutnya harus berhadapan dengan KPK. Cukup, dua wali kota Bekasi yang terjerat korupsi. Biarlah itu cerita masa lalu Bekasi Kota. Besar harapan masyarakat, pemimpin berikutnya yang amanah dan bisa memajukan Bekasi.

    Kepastian Babe M2 maju pada Pilkada 2024 setelah ikut serta mendaftar di proses penjaringan melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Gak hanya sampai disini, itikat kuat Babe M2 juga ditujukan dengan mengikuti proses seleksi bakal calon kepala daerah melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Babe M2 datang langsung mengambil formulir ke sekretariat pantia penjaringan Bakal Calon Wali Kota Bekasi PKB. Formulir pendaftaran juga sudah dikembalikan Babe M2 ke pantia penjaringan PKB. Bahkan Babe M2 mengatakan sendiri bila biaya administrasi pendafataran sudah dibayarkan ke tim penjaringan Bakal Calon Wali Kota PKB.

    Selepas berita tentang Babe M2 akan ikut serta pada perhelatan Pilkada 2024, Netizen pun langsung menyambar bak api disiram bensin. Salah satu media yang memberitakan info tersebut Infobekaso.co. Di akun instagram Info Bekasi Netizen pun bersuara perihal berita Babe M2 akan maju memperebutkan tiket Pilkada melalui penjaringan PDI Perjuangan dan PKB.

    Postingan berita tentang Babe M2 akan maju Pilkada 2024 mendapat 1.814 komentar. Mayoritas komentar Netizen Bekasi tersebut bernada negatif. Netizen Bekasi bereaksi negatif, mereka amat sangat menyayangkan langkah politik Babe M2 untuk maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Bekasi.

    Berikut beberapa respon dan komentar bernada negatif Netizen Bekasi tetang keputusan Babe M2 untuk maju sebagai kontestan Pilkada 2024.

    “Lah kagak punya malu ni orang?” tulis Naufal Wa Satria.

    “Rakyat kerja aja pakai SKCK, ini yang jelas pernah tersandung kasus korupsi, Bisakah menjadi Calon Walkot???,” komen Desi35.sari84.

    “Beliau ini rasa malunya diluar batas orang pada umumnya,” tulis Mhmd_ Ahsann.

    Dari 1.814 komentar tersebut tergambar jelas suasana kebatinan Netizen Bekasi. Terpancar kekecewaan mendalam atas keputusan politik Babe M2 untuk mencalonkan kembali sebagai Wali Kota Bekasi. Netizen Bekasi sangat berharap pemimpin Pemerintah Kota Bekasi kedepan yang memiliki integritas baik. Bukan yang memiliki jejak rekam sebagai pejabat publik yang pernah terjerat kasus korupsi.

    Wajar bila publik Bekasi ingin kepala daerah yang bebas korupsi. Pasalnya, dua kepala daerah Kota Bekasi secara berturut-turut terjerat kasus korupsi. Keinginan tersebut wajar, karena dua kepala daerah terakhir tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya disebabkan harus mendekam dalam penjara.

    Penolakan Netizen Bekasi ini sebagai alaram untuk calon kepala daerah, harus memiliki jejak rekam yang baik. Bebas dari kasus korupsi. Dan kabar baiknya lagi, bahwa nurani Netizen Bekasi masih menyala Abangkuh. Menolak mantan narapidana korupsi menjadi pejabat sentral yang akan mengurusi keuangan rakyat (APBD). Penolakan ini sebagai bukti nurani itu masih hidup.

    Dan lagian, mengabdi untuk Bekasi gak harus menjadi wali kota. Banyak peran yang bisa dilakukan untuk menjadikan Kota Bekasi lebih maju dan membanggakan. Peran itu tak kalah terhormatnya dari peran sebagai wali kota. Selama membawa kemanfatan untuk rakyat, peran itu akan dicatat dalam sejarah.

    Penulis : Bung Adi Siregar (Direktur The Urban Studies)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU