Rabu, Februari 8, 2023
More
    BerandaArtikel7 Rekomendasi Brand Fashion Lokal Yang Digemari Anak-anak Muda Indonesia

    7 Rekomendasi Brand Fashion Lokal Yang Digemari Anak-anak Muda Indonesia

    Info Bekasi -

    Di Indonesia, dunia fashion terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan seiring berjalannya waktu. Banyak karya anak muda Indonesia yang direpresentasikan ke dalam bentuk fashion. Brand-brand fashion bentukan anak muda Indonesia pun tak kalah saing dengan brand-brand fashion asal luar negeri.

    Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, marilah kita mensupport brand-brand lokal agar bisa berjaya di negeri sendiri. Lalu apa saja brand-brand fashion lokal yang digemari anak-anak muda Indonesia saat ini? Berikut 7 rekomendasi brand fashion lokal yang tidak hanya keren, tapi juga berkualitas.

    Queen Beer
    Queen Beer berdiri pada tahun 2010. Brand tersebut didirikan oleh Martias dan Bobby yang berasal dari Bekasi. Awalnya queen beer adalah broker produksian, martias mengajak circlenya membuat baju tongkrongan, dan dari situlah kebetulan para customer adalah anak-anak kuliahan jadi ia bisa memasarkannya dari kampus ke kampus.

    Martias bertemu dengan bobby yang juga broker produksian via kaskus. Lalu kemudian mereka berdua membuat brand. Awalnya mereka tidak ingin membuat brand clothing karena pada saat itu brand clothing sudah banyak, dan pada akhirnya mereka berdua membuat brand jeans yang propper. Saat ini Queen Beer sudah memproduksi berbagai jenis produk seperti, Baju, Celana, Kemeja, Tas, Sepatu, dan masih banyak lagi.

    Brand Queen Beer memiliki ciri khas produk jeans yang berkualitas. Selain itu brand yang lahir di Kota Bekasi, juga menjadi salah satu ciri khas dari brand tersebut. Segmentasi pasar produk-produk dari Brand Quenn Beer yaitu menyasar ke semua kalangan.

    Kisaran harga yang ditawarkan dari produk-produk Queen Beer berkisar di harga 130.000 sampai 450.000 Rupiah. Brand Queen Beer beralamatkan di Jl. Taman Aster Blok BV/10, Grand Galaxy City, Bekasi. Selain itu Brand Queen Beer juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi yaitu di Instagram (@queenbeerjeans), Youtube (queenbeerjeans), Facebook (@queenbeerjeans), dan juga Tiktok (@qeenbeerjeans).

    Erigo

    Erigo didirikan pada tahun 2010 oleh Muhammad Saddad dan Teman-temannya. Awalnya brand tersebut berdiri dengan nama Selected & Co. Lalu pada tahun 2013, Muhammad Saddad dan teman-temannya mengubah nama brandnya menjadi Erigo.

    Brand Erigo memiliki ciri khas yaitu produk-produk yang dibuatnya selalu mengikuti update trend fashion dengan menggunakan bahan yang berkualitas namun harganya tetap terjangkau. Segmentasi pasar produk-produk dari brand Erigo menyasar ke anak-anak muda yang ingin tampil trendy dan juga bisa ke semua kalangan.

    Brand Erigo juga sudah pernah mengekspor produknya ke negara Malaysia dan Singapura. Kisaran harga yang ditawarkan dari produk-produk Erigo berkisar di harga 57.500 sampai 500.000 Rupiah.

    Brand Erigo memiliki head office yang beralamatkan di Jalan Raya KM no 5, Legok, Tanggerang, Banten. Selain itu Brand Erigo juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi yaitu di Facebook (@erigostoreapparel), Instagram (@erigostore), Youtube (Erigo Official) dan juga Tiktok (@erigo.store).

    Popculine

    Popculine didirikan pada tahun 2014 oleh Arief Hidayat. Nama Popculine adalah singkatan dari kata “Pop Culture Line”. Brand tersebut berasal dari Bandung, Jawa Barat. Menurut Arief Hidayat selaku pemilik Brand Popculine, konsep dari produk-produk yang dibuat oleh brand miliknya yaitu seperti sebuah quotes atau kalimat-kalimat yang mewakili perasaan seseorang.

    Brand Popculine memiliki ciri khas yaitu produk-produk yang dibuat didesain sesimple mungkin. Selain itu brand tersebut hanya menggunakan warna hitam dan putih. Karena dua warna tersebut menjadi pembeda dari brand-brand lain yang mayoritas menggunakan keberagaman warna pada kain dan desainnya.

    Produk-produk yang ditawarkan oleh brand tersebut berkisar di harga 70.000-340.000 Rupiah. Brand Popculine beralamatkan di Jl. Trunojoyo No.6, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115. Selain itu Brand Popculine juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi di Facebook (@POPCULINE) dan di Instagram (@popculinewords).

    Bloods

    Bloods didirikan pada tahun 2002 oleh Firdaus Patriaman. Awalnya Firdaus hanya memiliki modal awal 500.000 Rupiah dan hanya menjual 3 pcs baju yang dijual dari teman ke teman dan tangan ke tangan, sampai pada akhirnya beliau memproduksi baju sekitar 1-2 Lusin.

    Karena jumlah produk yang masih sedikit dan masih minim desain, pada saat itu Firdaus cukup kesulitan untuk mencari toko yang bisa menerima produk baju miliknya agar bisa terjual. Dan pada akhirnya beliau menitipkan produknya ke kerabat teman kuliahnya yang memiliki distro bernama Sheed Rain.

    Pemilihan nama “Bloods” itu sendiri sebelumnya adalah “Blood Sheed Rain”. Nama “Bloods” digunakan pada saat industri clothing di Bandung mulai berkembang. Karena rata-rata nama brand clothing beraroma pop, pada akhirnya nama Bloods dipilih agar terdengar berbeda dan lebih gahar sesuai dengan desain dan artwork yang dimiliki oleh Bloods.

    Brand Bloods memiliki ciri khas pada logo yang menggunakan kata Bloods dengan huruf “S” yang menyerupai kilat atau petir. Selain itu desain-desain dari produk Bloods itu sendiri terlihat lebih gahar karena brand Bloods itu sendiri berasal dari komunitas-komunitas pecinta musik hardcore.

    Segmentasi pasar produk-produk dari brand Bloods itu sendiri yaitu middle low atau kelas menengah kebawah. Selain itu brand tersebut juga bisa digunakan untuk semua kalangan. Produk-produk dari brand tersebut sudah diekspor ke berbagai negara seperti ke Malaysia dan Singapura.
    Produk-produk yang ditawarkan oleh brand Bloods berkisar di harga 50.000 sampai 480.000 Rupiah. Brand Bloods sudah memiliki toko yang tersebar di seluruh kota yang ada di Indonesia. Salah satu nya bertempat di Bandung dimana brand tersebut didirikan yang beralamatkan di Jl. Sultan Agung No. 25. Selain itu brand Bloods juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi di Facebook (@BloodsIndustries), Instagram (@bloodsclothofficial), Twitter(@BloodsCloth), Youtube (Bloods Industries).

    Original Quzzy

    Original Quzzy didirikan pada tahun 2003 oleh Randy. Sang pemilik brand, Randy awalnya bekerja sebagai penjaga toko pakaian milik usaha temannya. Pada saat itu ia hanya digaji 250.000 rupiah. Ia sangat bersyukur, karena dari pengalaman kerja tersebut ia berhasil melahirkan brand Original Quzzy yang saat ini cukup populer di kalangan anak-anak muda.

    Brand Original Quzzy memiliki ciri khas yaitu produk pakaiannya yang basic dan desain produk yang simple. Segmentasi pasar dari brand tersebut yaitu menyasar pada anak-anak muda dan bisa juga untuk ke semua kalangan.

    Produk-produk yang ditawarkan oleh brand Original Quzzy berkisar di harga 88.000-400.000 Rupiah. Brand Original Quzzy memiliki Warehouse yang beralamatkan di Jl. Althia Park A7/30, Parigi Baru, Pondok Aren, South Tangerang City, Banten. Selain itu, brand tersebut juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi di Instagram (@originalquzzy).

    Maternal Disaster

    Maternal Disaster berdiri pada tahun 2003 oleh Vidi Nurhadi bersama sahabatnya yaitu Agan Ahsan. Nama Maternal berasal dari teman mereka berdua yaitu ucup. Saat itu ucup sedang membuat stiker yang bertuliskan nama Maternal yang bercampur dengan angka. Lalu mereka berdua tertarik dengan nama tersebut dan pada akhirnya nama tersebut dijadikan nama sebuah brand oleh mereka berdua.

    Brand Maternal Disaster memiliki ciri khas budaya anak muda seperti musik khususnya yang bergenre Hardcore dan Metal. Adapula elemen lain seperti skateboarding dan film horor. Selain itu logo yang berbentuk huruf “M” yang ditancapkan pedang dari bawah dan berwarna hitam dan putih menjadi salah satu ciri khas dari brand tersebut.

    Segmentasi pasar dari produk-produk brand Maternal Disaster yaitu menyasar anak-anak muda tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai kuliah. Selain itu, produk-produk dari brand tersebut bisa juga digunakan untuk semua kalangan.

    Kisaran harga dari produk-produk keluaran brand Maternal Disaster berkisar di harga 59.000 sampai 1.850.000 Rupiah. Brand Maternal Disaster memiliki Store yang sudah tersebar ke seluruh kota-kota yang ada di Indonesia. Salah satu Store dari brand tersebut terletak di Bandung yang berlokasi di Jl. Wira Angun Angun no.4B, Bandung.

    Brand Maternal Disaster juga memiliki akun media sosial yang bisa kalian kunjungi di Facebook (@maternaldisaster666), Twitter (@maternalDSSTR), Instagram (@maternal_disaster), Youtube (Maternal Disaster).

    Telusur Kultur

    Telusur Kultur berdiri pada tahun 2019 oleh Renaldi. Konsep dari brand Telusur Kultur lahir karena pada saat itu sedang ramai-ramai nya Pemilu dan akhirnya muncul ide dari beliau untuk ikut berpartisipasi dalam menceritakan Indonesia melalui koleksi-koleksi kemejanya.
    Brand Telusur Kultur memiliki ciri khas produknya berupa kemeja yang mengilustrasikan budaya-budaya Indonesia. Segmentasi pasar dari produk-produk brand tersebut yaitu menyasar anak-anak muda generasi Z dan juga Millenial. Selain itu produk-produk dari brand tersebut juga bisa digunakan untuk seluruh kalangan.

    Kisaran harga yang ditawarkan dari produk-produk brand Telusur Kultur berkisar di harga 419.000 Rupiah. Kalian juga bisa mengunjungi websitenya untuk mengetahui produk-produk yang di rilis oleh brand tersebut di www.telusurkultur.com atau kalian bisa juga mengunjungi akun media sosialnya di Instagram (@telusurkultur).

    Nah itu dia 7 rekomendasi brand fashion lokal yang digemari anak-anak muda Indonesia. Sebagai masyarakat Indonesia, marilah kita dukung terus produk-produk karya anak bangsa agar bisa bersaing di pasar internasional. Semoga bermanfaat. Merdekaaaa!!! (Fikih)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU