ArtikelHobiOlahraga

Mengenal Lebih Dalam, Permainan Katapel Tradisonal Indonesia (Selepetan Bekasi Klub)

INFOBEKASI.CO, BEKASI – Permainan selepetan (bahasa Betawi) atau katapel, biasanya identik dengan mainan anak laki-laki, yang kerap kali dipergunakan untuk berburu pada zamannya.

Tetapi uniknya, kini orang dewasa pun nyatanya masih ada yang memainkan katapel, bahkan memiliki klub yang anggotanya mencapai 50 orang. Selepetan Bekasi Klub merupakan komunitas permainan katapel tradisonal yang dinaungi oleh PERKATIN (Persatuan Katapel Tradisonal Indonesia).

Ketua Selepetan, bang Endang mengatakan, adapun Selepetan Bekasi Klub baru pertama kali diresmikan dan anggotanya bisa terdiri dari usia berapa saja.

“Klub ini resmi di dirikan sejak 5 September 2020 dan sudah berjalan selama 1 tahun. Untuk usia anggota SBK sendiri ada yang dari usia 10 sampai 60 tahun” Katanya, sebagai salah satu penghobi katapel, Bekasi, Sabtu (20/03/2021).

Tiap seminggu dua kali, anggota berlatih permainan katapel tradisional di sekretariat arena SBK, Ciketing, Mustikajaya, Kota Bekasi. Dalam bermain katapel saat ini, bang Ndang menjelaskan katapel memiliki teknik khusus dan tidak sembarangan seperti pada 1990-an, senjata yang dipakai yaitu menggunakan peluru besi (Gotri) berukuran 6 mili.

Jenis peluru Gotri yang berukuran 6 mili.
bisa digunakan tipe ketapel apapun. (Kereen abiss)

“Kalau dahulu itu katapel tegak lurus, tetapi sekarang tekniknya seperti bermain panahan. Karena, tingkat akurasinya lebih baik dengan teknik seperti itu. Pelurunya pun menggunakan gotri ukuran enam mili,” Jelasnya kepada Info Bekasi.

Katapel sendiri tidak bisa digunakan secara sembarangan, karena dapat beresiko melukai orang, selain itu bagi pemain katapel yang membawa katapel kemanapun akan aman bila sudah memiliki Kartu Tanda Anggota.

Adapun ketentuan bila ingin bergabung dalam komunitas ini, caranya sangat mudah, yaitu cukup dengan memiliki katapel berjenis standar.

Menurut Supardi, selaku anggota SBK, dengan melihat perkembangan zaman saat ini, tersedianya arena lapangan berlatih sekarang, terbilang cukup sulit. Namun SBK tidak kehabisan akal, bekerjasama dengan kepengurusan wilayah setempat yaitu selaku RW Darwono dan RT 05 Ibnu, segala kegiatan tersebut didukung oleh warga sekitar dengan baik.

Selain itu, SBK sendiri kerap mengikuti event tertentu, diantaranya Festival Tugu Asem, Milad katapel, liputan Tans7 bersama katapel Kimpul Kuning dan Latihan Bersama Gabungan di Condet.

Kali ini SBK menjadi tuan rumah dalam acara Adu Nyohor Nyelepet, dengan Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhaan 1442 H didaerah Mustikajaya. Kegiatan tersebut berlangsung 4 April 2021. Dengan tujuan menjalin tali silaturahmi dan tetap melestarikan budaya olahraga tradisional Indoenasia.

“Untuk Selepetan Bekasi Klub harapannya yaitu bisa menjadi cabang olahraga dan lebih populer di kalangan anak-anak dibanding permainan digital lainnya. Selain itu juga bisa memberikan ilmu lainnya,” Ucapnya (Ndang).

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel