ArtikelHobi

Kisah Inspiratif, Pembudidaya Lobster Hias Air Tawar

Lahan kosong disamping rumahnya sekarang sudah ada beberapa kolam. 1 kolam bisa di isi 150 ekor lobstre

INFOBEKASI.CO, BEKASI – Muhammad Arif Setiawan pembisnis Lobster Hias di daerah Tugu Bambu Mustikajaya, Kota Bekasi, menjalankan usaha budidaya lobster hias air tawar yang menghasilkan itu bermula dari hobby. Dan farm miliknya di beri nama Lobster Hias Setiawan.

Awalnya Arif hanya membeli bibit lobster hias air tawar berjumlah 10 ekor di pasar Jatinegara pada tahun 2017. Lobster hias air tawar berjenis Procamborus Clarki sendiri di pilih Arif karena jenis ini yang cukup banyak diminati di pasaran lokal dan luar negri. Sementara itu, masih jarang pembudidaya di Indonesia. Selain permintaannya yang terus meningkat, Arif sendiri mengaku peluang usaha ini pasarnya masih terbuka lebar. Mulai dari indukan sampai bibit pun bisa di jual dengan harga yang berbeda.

Si Cantik Blue Aleni. Lobster yang banyak di incar ini, akan segera Arif luncurkan di waktu tertentu saja.

“Kalau untuk bibit yang seukuran  2 inchi itu kisaran Rp 7 ribu sampai Rp 10 ribu per ekor khusus untuk jenis Red Malboro, Snow White, Brown. Sementara untuk  jenis lobster ghost dan blue aleni yang saat ini saya luncurkan, di jual per ekornya bisa mencapai 2 jutaan,” ucapnya kepada Info Bekasi, Selasa (09/03/21).

Dengan menyulap lahan kosong belakang rumahnya  menjadi 11 kolam. Arif mengatakan membudidayakan lobter hias air tawar sangatlah mudah.

“Cukup mengatur kadar air dalam kolam, pakannya bisa menggunakan pelet, toge, atau cacing tanah. Untuk proses mengawinkan indukan bisa dengan kolam yang berisi lobster 30 ekor betina dan 10 ekor jantan,” Katanya saat menunjukkan kolam yang berisi lobster.

Selain mudah, Ia pun mengaku belajar secara otodidak. Hingga saat ini lobter Arif sudah ada berbagai macam jenis.

Bisnis budidaya dan penjualan lobster hias air tawar yang di rintis Arif kini sudah menyuplai ke berbagai tempat, dari pasar ikan Jatinegara, pasar ikan Parung, Palembang, Surabaya dan Riau. Selain itu, hasil budidaya bisnis tersebut sekarang sudah bisa di exspor ke sejumlah Negara yaitu, Singapure, Hongkong, Rusia dan Jepang. Di perluas dengan penjualan secara online melalui Instagram, Shopee, dan Tokopedia. Penjualan lobster tersebut, Arif dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dalam sebulan.

“Laba bersih yang saya dapatkan dari bisnis lobster hias dengan total 12 juta, untuk laba bersih dilokal dengan hasil 8 juta,” Jelasnya.

Namun langkah Arif tidak selalu mulus, pemuda kelahiran 5 oktober 1997 sempat kesulitan ketika tidak panen dalam waktu yang cukup lama.

“Itu karna penjualan lobster tertunda dan kapasitas lobster dikolam berlebihan sehingga menyebabkan kanibalisme pada lobster dan menjadi mati,” ucapnya.

Lobster yang mati dan menurunnya penghasilan menjadi satu diantara banyak pengalaman pahit yang di rasakan Arif. Namun dengan kegagalan yang menerpanya, hal itu bisa digunakan untuk menambah pengalaman dalam dunia bisnis. Sehingga kegagalan yang dirasakan menuai hasil, akhirnya Arif  sukses mendirikan bisnis budidaya dan penjualan lobster hias air tawar.

Seusai berhasil mendirikan bisnis, Arif  mengajak orang yang dilatihnya untuk  berkerja sama sebagai mitranya, yaitu Affan Iskandar. Dia mengaku selama bermitra dengan Lobster Hias Setiawan, Iskandar sangat menghormati ilmu yang diberikan oleh Arif. Begitupun dengan kualitas warna dari lobster dan harganya yang relatif terjangkau.
“Karna saya sendiri penghobi lobster hias, saya paling suka dengan kualitas warna yang Lobster Hias Setiawan punya. Selain dikasih ilmu, sayapun percaya bermitra dengan om Arif dari pada di tempat lain,” Ujarnya saat berkunjung ke farm milik Arif.

Arif mengungkapkan sekitar 15 mitra  telah di latihnya soal budidaya lobster hias air tawar, mitra tersebut tidak jauh dari saudara, teman sekolah, dan termasuk kustomer setianya.

Dengan bisnisnya sudah menuai penghasilan, Arif tetap optimis dalam memulai sebuah perubahan bagi hidupnya. Dengan bantuan do’a orang tua terutama Ibu, kemudian prinsip yang tak pernah patah semangat, tekun, gigih, disiplin dan pinter dalam mencari peluang pasar. Dia pun berharap bahwa remaja saat ini perlu mengembangkan potensi berbisnis di usia muda.

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel