Artikel

Intip Perkembangan Masjid Tua, Kalo Kalian Orang Bekasi

INFOBEKASI.CO, BEKASI – Masjid paling tua di Bekasi yakni Masjid Jami’ Nurul Huda yang berdiri tahun 1882 di daerah Jati Makmur Pondok Gede, Bekasi Selatan.

Ketua DKM Masjid Jami’ Nurul Huda, Kiyai Haji Abi Najwa  mengatakan bahwa masjid ini di dirikan turun temurun dari pihak keluarganya.

“Di dirikan pertama kali oleh Kiyai Haji Mukharom, kemudian anak  beliau Kiyai Haji Arba’in, Kiyai Haji Abu Salam, Kiyai Haji Akhi, Kiyai Haji Abu Bakar hingga sampai saat ini turun kepada beliau,” Jelasnya kepada Info Bekasi, Jum’at (26/02/2021)

Masjid tersebut baru pertama kali di bangun karena belum banyak masjid yang tersedia dan hanya ada di wilayah tertentu khususnya di Pondok Gede. Sementara itu untuk perawatan masjid mengutaman kebersihan yang di heandle oleh marbot serta adanya  imam.

Dari awal tahun 1994  hingga sekarang, masjid banyak melakukan pebaikan dari bangunan dan kegiatan. Contohnya dengan adanya kegiatan pada bulan Ramadan, seperti i’tiqaf atau malam lailatul qadar, kondisi masjid akan lebih ramai. Hingga sebagain masyarakat mengetahui bahwa Masjid Jami’ Nurul Huda adalah masjid tertua yang ada di Bekasi.

Kondisi jama’ah sholat Jum’at (26/02/2021) terlihat cukup padat. Lokasinya pun mudah karna terletak dipinggir jalan.Kapasitas daya tampung masjid tersebut bisa mencapai 1000 jama’ah, akan lebih banyak saat bulan Ramadan tiba.

Berbagai macam pengunjung dari daerah yang berbeda dapat mendatangi masjid tersebut, seperti Supardi yang menjadi jama’ah salat juma’at di Masjid Jami’ Nurul Huda. Dia mengatakan pendapatnya mengenai kondisi masjid saat ini.

“Beberapa kali salat di sini, alhamdulillah saf penuh, terlebih saat salat Jum’at. Kondisi dalam masjid masih banyak yang perlu di renovasi, seperti perlu adanya acsessoris tambahan, penempatan lampu dan kapasitas tempat wudhu lebih diperluas,” Terangnya saat di mintai keterangan.

Harapan besar sebagian masyarakat adalah Masjid Jami’ Nurul Huda dapat meningkatkan fasilitas yang masih belum memadai.

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel