Artikel

Sastra Harus Bicara: Mengenal Lebih Dekat LPM Pena Muda Dengan Divisi ‘Unik’nya

Pena Muda merupakan Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kampus Bekasi, yang Memiliki Divisi ‘Unik’ di dalamnya, yaitu Sastra.

Berbeda dengan Jurnalisme sastrawi yang terlebih dahulu hadir di dunia Jurnalistik, divisi Sastra yang terdapat di Pena Muda tidak begitu bersinggungan dengan hal yang ada pada kegiatan pers itu sendiri.

Sastra Pena Muda merupakan divisi tersendiri dari 3 divisi yang ada, yaitu divisi Jurnalistik, divisi Fotografi, dan divisi Sastra.

Jika menilik jauh kebelakang, pada awal berdirinya Pena Muda tanggal 20 Desember 2013, kita akan mengetahui bahwa sebenarnya dahulu LPM Pena Muda lahir dari rahim Fakultas Ilmu komunikasi, dimana embrionya masih berbentuk sebuah klub, yang lahir atas prakarsa teman-teman Fikom angkatan 2013, dan klub tersebut hanya berfokus pada satu divisi saja yaitu Jurnalistik.

Dengan seiring berjalannya waktu, sekaligus melihat banyaknya antusias mahasiswa yang ingin bergabung, maka terjadilah perubahan dari klub menjadi UKM dan terdapat penambahan 2 divisi baru di Pena Muda, yaitu Fotografi dan Sastra.

Dikisahkan Dinda, Selaku ketua umum Pena Muda 2020/2021, ada banyak teman-teman yang mempelopori lahirnya divisi Satra. Dinda pun yang menjabat sebagai ketua umum LPM Pena Muda berasal dari divisi Sastra.

“Sastra itu lahir sekitar tahun 2015, kalo gak salah itu nama pendirinya adalah bang Alex, dan bang Alex ini yang mempelopori adanya Divisi Sastra, lalu ada banyak juga teman-teman lain sebagai pelopor” ujar Dinda

Pena Muda sejatinya memang organisasi mahasiswa yang berasaskan jurnalistik. Walau demikian, saat lahirnya divisi Sastra justru minat mahasiswa yang ingin bergabung kedalam organisasi ini lebih banyak terlihat di divisi Sastra.

Dalam divisi Sastra, mahasiswa diajarkan bagaimana caranya menulis dan membaca puisi dengan baik. Selain itu, pada tanggal 19 Februari 2021, divisi ini baru saja melakukan seminar daring, Bedah Buku antologi puisi “Karena Corona Aku Bisa” karya Sani Aryanto, S.Pd., M.Pd. yang sangat antusias diikuti oleh mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Hal ini dapat terlihat saat pembukaan pendaftaran webinar, yang mana dalam waktu 3 jam pembukaan pendaftaran, kuota peserta sudah ludes terpenuhi.

Event lain yang pernah diisi oleh divisi Sastra adalah acara NKH atau Nuansa Karya Hibernasi, yang merupakan acara salah satu kegiatan unjuk karya dari seluruh divisi Pena Muda, terdapat peluncuran buku dan pembacaan puisi yang mana dihadiri oleh banyak pengunjung. Divisi Sastra juga sering mendapatkan tawaran membacakan puisi sebagai media partner pada acara-acara tertentu.

Untuk projek kedepannya, LPM Pena Muda ingin menelurkan sebuah karya dalam bentuk Buku, yaitu Buku Antologi Puisi dari anak-anak divisi Sastra.

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel