ArtikelBekasi Kita

Peluang Emas Bisnis Fotografi 2021

Optimis, 2021 Bekasi bangkit. Biarlah 2020 masuk lembaran sejarah. Pelajaran penting dalam sejarah ummat manusia. Hampir setahun penghuni planet bumi disegala penjuru bergelut dengan virus Covid-19. Sudah pasti membawa impak di semua lini kehidupan ummat manusia. Sektor dunia usaha terpuruk. Gak usah untung, bertahan di masa pandemi sudah sangat hebat.

Tak mau berlama-lama dengan kondisi krisis ini. Bekasi harus bangkit. Semangat untuk bangkit harus cepat ditularkan. Layaknya covid-19 yang cepat menyebar, semangat bangkit harus ditularkan. Itu yang menyelematkan kita dari keterpurukan yang berkepanjangan.

Industri kreatif yang umumnya home industri harus menunjukkan optimisme di 2021. Untuk itulah, sesi pertama Kelas Berbagi Info Bekasi Feat ACT Bekasi mengangkat topik sektor industri kreatif. Kami percaya jika pelaku industri kreatif paling siap untuk bangkit. Dan mereka layak menjadi motor recovery perekonomian Bekasi.

Banyak informasi menarik dari Ketua Himpunan Pengusaha Dokumentasi (HIPDI) Jabar 1 Indro Kencana yang menjadi pembicara tunggal dalam sesi perdana Kelas Berbagi Info Bekasi Feat ACT Bekasi. Soal kabar industri ini saat pandemi, sudah bisa dipastikan, terpuruk. Tak bisa dielakkan. Imbas mata rantai terpuruknya di sektor industri event wedding dan corporate.

Yang menarik dari Indro Kencana, sektor usaha fotografi mulai bangkit. Sejak pemerintah daerah membuka larangan pelaksanaan resepsi pernikahan. Masyarakat juga sudah mulai melangsungkan acara pernikah yang sempat tertunda.
Tahun 2021 industri ini akan tumbuh dengan asumsi selama 2020 banyak masyarakat yang menunda pernikahan. Tahun depan rencana yang tertunda itu akan dilangsungkan. Pelaku usaha fotografi siap-siap menjemput peluang emas di 2021.
Untuk sektor usaha dokumentasi semacam fotografi dan videografi tak ada alasan untuk pesimis menghadapi 2021. Tinggal bagaimana peluang itu bisa diambil pelaku kreatif Bekasi.

Selama ini, seperti penuturan Indro Kencana, warga Bekasi banyak yang mengambil jasa vendor dari luar Bekasi. Terus pelaku fotografi Bekasi dapat pelanggan dari mana? Dari keterangan Indro pelaku usaha fotografi Bekasi justru lebih banyak dapat job dari daerah lain. Banyak yang punya nama Besar di daerah lain. Sementara di Bekasi sendiri tak dilirik.

Menurut Indro ini tantangan pelaku usaha fotografi bagaimana market Bekasi memilih vendor setempat. Tak ada alasan untuk tidak memakai vendor Bekasi. Soal kualitas, gak usah diragukan. Apalagi vendor Bekasi banyak yang main di level nasional. Anomali ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha fotografi Bekasi. Nah, pelaku usaha fotografi bersiap-siaplah mengahdapi 2021 dengan Senyum. (BAS)

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel