Sekertaris Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Mewardi mengatakan, pihaknya akan menginstruksikan warga agar memasang jaring di sejumlah titik aliran Kali Bahagia.

“Kita akan pasang jaring di beberapa titik supaya sampah tidak terdorong hingga ke hilir,” kata Mawardi saat dijumpai di Kali Bahagia, Sabtu (10/8/2019).

Dia menambahkan, pemasangan jaring juga bertujuan supaya warga yang tinggal di dekat kali bisa saling mengingatkan ketika ada tetangganya yang membuang sampah sembarangan.

“Kalau ada jaringkan sampahnya pasti tersangkut, nah kalo keliatan sampah itu numpuk berarti warga situ yang buang sembarangan, supaya sama-sama saling bantu jangan buang sampah di kali,” ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com di Kali Bahagia Bekasi, titik tumpukan sampah di jembatan perbatasan Perumahan Sektor 5 dengan Perumahan Graha Persada Sentosa telah bersih.

Tumpukan sampah yang kemarin sempat memenuhi hampir sebagian besar permukaan kali kini telah diangkut.

Kali Bahagia kini nampak lebih elok ketimbang sebelumnya. Ditambah, jembatan di lokasi titik tumpukan sampah dicat berwarna merah putih menambah kesan rapih pada lingkungan sekitar kali.

Mawardi menambahkan, proses pengangkutan sampah telah dilakukan sejak 31 Juli 2019 secara manual, dilanjut pengangkutan sampah dengan alat berat pada, 1 Agustus 2019 dan terus setiap hari dibersihkan hingga hari ini.

Adapun tumpukan sampah sepanjang 1,5 kilometer sudah berhasil diangkut, meski begitu, masalah selanjutnya yang harus dituntaskan adalah pada hilir kali.

Disana kata Mawardi, kondisinya jauh lebih parah, sekitar 1,2 kilometer terdapat tumpukan lumpur bercampur sampah yang sudah mengeras, saking lamanya menumpuk, kondisi hilir Kali Bahagia tak ubahnya seperti daratan dipenuhi tanaman liar.

“Di hilir udah penuh sama tanaman eceng gondok, lumpur mengeras, udah seperti daratan, makanya perlu normalisasi,” jelas dia.

Normalisasi ini kata Mawardi sudah disetujui Pemkab Bekasi, kabarnya anggaran sebesar Rp 500 juta telah disiapkan untuk penanganan Kali Bahagia.

“Malam ini PUPR info yang saya terima mulai bekerja, kegiatan nornalisasi sepenuh jadi tanggung jawab dinas, kami diwilayah hanya memastikan bahwa kali ini tetap dijaga sama masyarakat supaya enggak ada yang buang sampah lagi ke kali,” ujar dia.

Sumber : jakarta.tribunnews.com