test
Senin, Juni 17, 2024
More
    BerandaArtikelVideotron Halangin Mural, Netizen Sebut Men-Depok-kan Bekasi

    Videotron Halangin Mural, Netizen Sebut Men-Depok-kan Bekasi

    Info Bekasi -

    INFOBEKASI.CO – Mural di flyover Rawapanjang banyak puji orang. Baik warga Bekasi maupun dari daerah lain. Mural di perempatan jalan tersebut sudah terlanjur dinikmatin warga yang sedang menunggu giliran melintas.

    Baru-baru ini Dinas Perhubungan mendirikan Videotron yang menghalangi karya mural yang menarik mata warga. Kontan, Netizen Bekasi bereaksi. Berbagai ucapan kekecewaan atas pendirian videotron tersebut disampaikan Netizen. “Meng-depok-kan diri wkwkw,” komen Gare_ Xix di akun Instagran Infobeasi.coo.

    Netizen lain mengomentari mural sudah bagus bisa cegah vandalisme di Kawasan flyover tersebut. “Udah keren-keren padahal muralnya gak ada vandalisme, malah ditutupin videotron. Ganggu pandangan aje,” tulis Sadewa Muhammad.

    Ucapan satir disampaikan oleh Haikal Achmad. “Kan Bekasi Kota Kreatif. Nah, lebih kreatif yang pasang videotron dari pada yang gambar mural,” tulis Haikal_Achmad.

    Sementara itu Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Teguh Indarto mengatakan, penentuan Videotron menurut dia sudah bersurat ke dinas terkait.

    Untuk penentuan titik di lokasi tersebut. Tapi pada saat di pasang memang ada komplain dari masyarakat.

    “Sebenarnya masalah ini sudah selesai. Kami juga sudah jelaskan ke Dinas terkait,” ucap Teguh Indarto.

    Intinya, lanjut dia. Nanti akan di pindah ke lokasi lain. Tetapi pihaknya meminta waktu untuk dilakukan pemindahan setelah adanya pemeriksaan kaitan dengan pengadaan barang (Videotron) itu.

    “Pemeriksaan dahulu baru nanti akan di pindah. Simpelnya seperti itu,” ujarnya.

    Namun, terkait anggaran pembuatan videotron dirinya enggan menyebutkan nominalnya.

    Teguh Indarto mengaku, untuk titik videotron itu ada di empat titik. Di bawah Flyover Rawapanjang, Bawah flyover Becakayu Jalan Hasibuan perempatan BCP, Bulak Kapal dan Pondok Gede.

    “Ke empat videotron diperuntukkan sebagai media informasi Pemkot. Terkait dengan program Pemkot atau informasi kondisi Lalulintas,” jelas Teguh Indarto.

    Teguh Indarto juga menjelaskan anggaran pembiayaan Videotron itu dari Provinsi Jawa Barat. Ke empat titik Videotron berbeda ukuran.

    “Yang pasti kalau anggaran itu dari Pemprov Jabar,” tukasnya. (ALV)

    BACA JUGA

    IKUTI KAMI

    7,300FansSuka
    403,000PengikutMengikuti
    5,200PengikutMengikuti
    512PengikutMengikuti
    4,200PelangganBerlangganan

    TERBARU